Matahari terbit bersinar kejam
tidak ada celah setiap lubang ruang
pagi itu siap menghantam
jalan mulai menegang
Bukit-bukit di pinggir kota berembun
tetesan daun mulai mengering
sebentar lagi, mimpi itu terbangun
banyak rupa yang sudah mulai berakting
Burung-burung bernyanyi riang
kopi dan cerutu mulai mengosong
sarapan piring siap cuci
sampah halaman terbakar habis
No comments:
Post a Comment